Friday, April 5, 2013

Perbincangan

Selamat malam. Dan kuucapkan lewat seiring kokok ayam yang terdengar malam ini. Seruntut doa meminta disampaikan lewat malaikat yang turun.
"Sampaikan hingga ke Arsy-Nya yaa malaikat."

Hingga keresahan membuat qalbu meringis belakangan ini, kumohon tetapkan hatiku ya Rabb yang Maha Pengasih. Beritahu dia tentangku di sini.
"Sampaikan hingga ke Arsy-Nya yaa malaikat."

Untuk setiap kata yang membingungkan, buatlah dia untuk mengerti ya Rabb. Beritahu dia tentang waktu yang berjalan selama ini ya Rabb.
"Sampaikan hingga ke Arsy-Nya yaa malaikat."

"Sampaikan hingga ke Arsy-Nya yaa malaikat."

Tuesday, March 12, 2013

A Girl Who Can't be Moved

Saya sudah terbiasa dengan ini. Bertahan dengan satu pilihan. Tetap. Tanpa bergerak. Tanpa melangkah. Hanya menunggu.

Kemudian akan berpindah jika tercampakkan. Katakan bahwa saya menyedihkan, tapi saya pun lebih senang begitu.

Agaknya selalu menyebalkan memiliki tugas utama untuk menunggu dibandingkan memulai. Tapi saya pun lebih senang begitu.

Dan untuk ribuan sandi yang telah saya berikan, meski tak dapat terpecahkan, bahkan dibaca pun tidak, saya masih bertahan untuk diam, tak melangkah dari tempat berdiri.

Masih menunggu di sini.
Jika kau membaca ini.

Tuesday, March 5, 2013

Persaingan? Lucu.

Sungguh. Tak ada orang yang ingin dibandingkan satu sama lain kan? Oh oke. Kalaupun ada, mungkin dia berada pada posisi yang lebih baik daripada yang dibandingkan, atau memang dia ingin dapat kritik dan saran yang lebih baik.

Mungkin saya berada di pilihan pertama.

Saya, seorang anak sulung. Mungkin wajar dibandingkan dengan adik yang sesekali lebih baik keadaannya dari sang kakak. Oke, lama saya tak mempermasalahkan itu. Sungguh.

Tapi bagaimana rasanya diperbandingkan seumur hidup? Bahkan mungkin sebelum saya dilahirkan, persaingan itu sudah muncul.

Saya tahu, masing-masing punya sisi cemerlang. Tidakkah orang lain bisa mengerti dan tidak dengan sengaja menjatuhkan yang lain? Padahal sejatinya bukan lawan.

Sejumput sampah bernama gengsi dan kesombongan akan terlalu menyedihkan untuk dibawa ke arena perang. Kalau merasa sudah menang, lalu mau apa? Toh kita akan berjalan di peperangan yang berbeda.

Dan saya tidak berminat untuk menyalakan api perang denganmu.