Kota.
Hujan, Commuter Line, sendiri. Mundur ke gerbong 5 mencari tempat kosong.
Gambir.
Monas hanya terlihat batang saja. Hujan masih mengguyur. Kaki terasa lepas dari sendi. Dua empat pemuda berbincang di luar pintu, tertutup lagi. Aku bersandar. Gastristis lebih suka menyerang pembuluh darah di pelipis sepertinya. Perlahan mengunyah roti isi selai stroberi. Tidak begitu menikmati. Memang tidak suka.
Cikini.
Masih turun rintik-rintik deras. Commuter berhenti, entah dimana. Menikmati kesendirian. Namun sekelebat berharap ada.... sudahlah. Hanya khayalan.
Manggarai.
Hujan reda, makin ramai. Rasanya asam lambung naik ke pelipis kanan dan bernyanyi-nyanyi di sana. Pasrah. Hanya tetap bersandar pada tiang penyangga. Makin tidak kuat, perlahan mata terpejam.
Jatinegara.
Ini sudah lewat sepuluh menit hanya diam. Masih lama? Pesta di pelipis makin ramai.
Klender Baru.
Aku bangkit.
Kamis, 29 Desember 2011. Selepas Ashar lewat jauh.
Saturday, December 31, 2011
Review dan Terus Berlanjut
Sekarang mau nulis apa coba?
Hem.. biarkan kata-kata mengalir dari ujung jemari saya ini.
Hari ini hari terakhir di tahun 2011. bukan sesuatu yang penting, bukan sesuatu yang perlu dirayakan, besok juga. Tahun baru ya sama aja. Kalau orang selalu bikin resolusi tahunan yang baru lagi dan terus baru, semangat mengerjakan di awal, lalu perlahan menghilang dan jreng! Terlibas di pertengahan tahun, yasudah, lalu lupa. Saya lebih suka menjalaninya saja tanpa resolusi yang terencana. Kalo kata Master Oogway nya Kungfu Panda sih
Berikut ini beberapa mimpi yang bisa saya tuliskan, yang terpikirkan sepanjang tahun 2011, untuk sekian hari, bulan, tahun ke depan, sampai akhir hayat dan akan terus bertambah jumlahnya:
1. ke Mekkah, Baitullah
2. doktor psikologi islam
3. bikin lapangan kerja
4. bikin rumah singgah
5. bikin sekolah gratis
6. bikin masjid
7. keliling Indonesia
8. jadi psikolog tanpa dibayar dan pengusaha kaya raya
9. nerbitin novel/kumpulan cerpen/buku
10. ketemu orang kayak Mohammad Natsir
11. ngobrol bareng Abu Bakar Baasyir
12. ke belanda, liat taman tulip, kincir angin
13. berkunjung ke penjara
14. punya anak kembar cewe cowo
15. jadi desainer yang dibayar
16. ikut memajukan daerah terpencil
17. donor darah
18. melihara kucing
19. *
20. punya drawing tablet dan gambar setiap hariii
21. punya kamera slr
22. ngeliat aurora langsung dari kutub
23. punya taman bunga matahari
24. naik gunung dan liat edelweiss
25. qurban kambing dengan uang yang dikumpulkan sendiri
26. ikutan Black Innovation Award atau semacamnya
27. jadi Vice Director Fyara mendampingi babeh
28. ajak mamapapa tinggal di rumahku kalau aku udah nikah nanti, kalau adik2 udah pada hidup sendiri2
29. melihara kura-kura
30. belajar bahasa arab
31. belajar bahasa mandarin
32. *
33. make kaos kaki secara konsisten
34. hafal Al-Qur'an
35. membuat #pinjambacabuku dan buat Indonesia Cerdas!
36. lulus pertengahan 2012
37. rutin shaum senin kamis
38. rutin shalat rawatib
39. rutin shalat dhuha
40. rutin qiyamul lail
41. rutin tadarus sehabis shalat
42. rutin shalat awal waktu
43. bikin tabungan haji
44. punya buku-buku lengkap tere liye
45. melanjutkan sekolah di Iran, atau berkesempatan pergi ke sana
Beberapa mimpi itu ada yang diberi tanda (*) karena memang hanya untuk konsumsi pribadi. Hahahaaa. Dan dari sekian banyak mimpi itu, belum ada yang bisa dicoret -__- hahaa. Ini kayaknya emang salah strategi banget. Mimpinya kebanyakan terlalu jangka panjang dan terlalu abstrak. Coba aja bayangin salah satu mimpi: "ketemu orang kayak Mohammad Natsir", ya kaaalii ketemu dimana sosok orang kayak beliau di jaman sekarang. Ah, Indonesia merindukan sosok sepertimu, Pak.
Dari sekian banyak mimpi tersebut, sebenarnya ada satu hal yang belum saya tuliskan. Saya belum berani, belum tahu, belum merasa pantas untuk menuliskannya. Yang mana adalah menikah. Agak mupeng juga liat sepupu yang seumuran dan dia udah merencanakan akan melangsungkan ikatan suci tersebut di tahun 2014 insya Allah. 24 tahun. anggaplah sekarang digenapkan tahun 2012. berarti 2 tahun lagi. WUAAA cepat bok. Saya berapa ya? Itu dia, saya belum berani ah. Setelah dipikir-pikir, ditimbang-timbang, dianalisa dan diambil kesimpulan, hasilnya adalah : GUE TAKUT NIKAH. Saya udah ngga mau tutup kuping, tutup mata lagi mengenai seluk beluk menikah. Bukan cuma hal-hal menyenangkannya dengan suami, segala hal romantisme yang bisa dilakukan nantinya yang dipikirkan lagi. Bukan, bukan itu. Bahkan berbagai hal tentang keromantisan itu bisa membuat saya takut. Entah takut kenapa, mungkin karena memang saya tidak pernah mengalaminya, jadi saya takut. Aneh ya? Haha.
Menikah sudah menjadi satu gerbang menuju sebuah penghidupan baru, pintu sebuah peradaban baru. Di situ beratnya. Jangankan membuat peradaban baru, lah wong saya sendiri masih acak-acakan dan belajar untuk meraba-raba kehidupan. Lagipula, dengan gender yang saya miliki ini yaitu: Perempuan, saya sangat mengerti mengenai keterbatasan akan hal selanjutnya. Jikalau sudah bersedia menerima status baru dalam suatu pernikahan, tentunya sudah siap menjadi seorang istri yang berbakti pada suaminya dan seorang ibu yang bijak nantinya. Dan kalau dipikir-pikir lagi, saya masih pengen lanjut strata kedua sampai ketiga untuk pendidikan, atau kalau perlu ada tambahan beberapa disiplin ilmu lainnya. Belum lagi saya masih ingin kemana-mana sendiri *petakilan banget deh -_-*, keliling-keliling tempat yang belum pernah saya kunjungi, mencoba mengabdi buat masyarakat yang membutuhkan. Yaa sebenarnya hal-hal tersebut bisa aja sih dilakukan setelah menikah. Iya syukur alhamdulillah kalo ternyata dapet suami yang mengerti akan keinginan saya dan bersedia menemani. Kalau saja seperti itu. Kalau ngga? Berarti saya harus siap jiwa raga menghapus berbagai mimpi itu. Hemmm, tapi kalau Allah sudah menetapkan seseorang yang tepat dan waktu yang tepat, mau diapain lagi coba? Allah tahu yang mana yang paling baik buat hambaNya, betul? Hehehe. Lagian kalo kelamaan nunggu sampe saya bener-bener selesai mewujudkan semuanya itu, keburu jadi perawan tua lah saya. Hemmm amit amit, naudzubillah min dzalik. Oh ya, kenapa bahasan tentang menikah ini jadi panjang sendiri coba? -_-. Maklum lah, sindrom umur duapuluhan ke atas. Sensitif betul.
Anyway, sebuah review di tahun ini, saya ngikut formatnya punya teman saya, namanya Tika. pinjam ya tik formatnya :D
1. Berencana buat usaha pernak-pernik flanel, sudah sampai tahap publikasi dan produksi model awal, tapi gagal karena kurang perencanaan.
2. HP yang baru berumur 1 semester lenyap ditilep copet. Baik-baik ya kamu di sana.
3. Nangis-nangis karena susahnya mendapatkan partisipan buat psikotes gratis.
4. METAMORPHOSA, acara terbesar DKM Ath-Tholibin Psikologi Unpad. Senang! :D ; galau metpen 2.
5. RUNNING MAN came to my life! terima kasih untuk Yoo Jae Suk, Kim Jong Kook, Ji Suk Jin, HaHa, Kang Gary, Song Ji Hyo, Song Joong Ki, Lee Kwang Su yang telah membuat tawa di sepanjang episode :D
6. Nontonin gerhana bulan terlama. Baru tau ternyata gerhana bulan sekeren itu. Subhanallah.
7. Skoringan hasil psikotes maba ITB. Ngga lagi deh, ngga lagi. capeeeek~
8. Patah hati kesekian (ops!), tapi sekaligus pembelajaran yang teramat berharga.
9. Kado ter-wah sepanjang masa: juara sekian lomba desain dan jalan-jalan sepanjang pulau jawa bareng keluarga. ya Allah alhamdulillah sekali~ :D
10. Berkenalan dengan Vertigo. Halo~
11. Numpang ke rumah sakit (judulnya sih jagain adik abis operasi); seru-seruan di kosan nonton Sea Games
12. Penutup yang manis. terima kasih :)
Tahun ini Alhamdulillah! Ngga tau lagi harus ngomong apa, banyak nikmat yang sudah diterima, masih diberikan kesempatan sama Allah buat belajar tentang banyak hal. So super! Terima kasih ya Allah, Alhamdulillah :) Hem, hehee. baiklah. Segitu dulu saja kali ya tentang tulisan kali ini. Mudah-mudahan, hari berikut berikutnya bisa lebih baik lagi dari kemarin dan selalu dapat mengambil sisi positif dari setiap kejadian. Saya tutup, Adios!
Hem.. biarkan kata-kata mengalir dari ujung jemari saya ini.
Hari ini hari terakhir di tahun 2011. bukan sesuatu yang penting, bukan sesuatu yang perlu dirayakan, besok juga. Tahun baru ya sama aja. Kalau orang selalu bikin resolusi tahunan yang baru lagi dan terus baru, semangat mengerjakan di awal, lalu perlahan menghilang dan jreng! Terlibas di pertengahan tahun, yasudah, lalu lupa. Saya lebih suka menjalaninya saja tanpa resolusi yang terencana. Kalo kata Master Oogway nya Kungfu Panda sih
Yesterday is history. Tomorrow is mistery. Today is a gift. That's why it's called the present.Jalani aja hari ini, buatlah hari ini lebih baik dari kemarin, begitu terus setiap hari. Tomorrow is a mystery. Besok ya besok, ya nanti aja lah. Hahahaa. Sesat juga gue. Ngga, ngga gitu juga kali. Manusia tanpa mimpi juga apa namanya? Mimpi kan bisa dibilang "tomorrow". Saya juga masih punya banyak mimpi, tapi mungkin tidak terlalu terukurkan berapa jarak waktunya secara mendetail. Berapa banyak tenaga, jarak yang akan saya butuhkan. Beberapa mimpi yang saya tulis pun jangka waktunya masih jangka panjang. Setidaknya yang saya pikirkan secara rasional. Kalo ujug-ujug Allah ngasih rezeki mimpi itu bisa dikabulkan dalam waktu dekat, siapa yang menolak? hahaa.
Berikut ini beberapa mimpi yang bisa saya tuliskan, yang terpikirkan sepanjang tahun 2011, untuk sekian hari, bulan, tahun ke depan, sampai akhir hayat dan akan terus bertambah jumlahnya:
1. ke Mekkah, Baitullah
2. doktor psikologi islam
3. bikin lapangan kerja
4. bikin rumah singgah
5. bikin sekolah gratis
6. bikin masjid
7. keliling Indonesia
8. jadi psikolog tanpa dibayar dan pengusaha kaya raya
9. nerbitin novel/kumpulan cerpen/buku
10. ketemu orang kayak Mohammad Natsir
11. ngobrol bareng Abu Bakar Baasyir
12. ke belanda, liat taman tulip, kincir angin
13. berkunjung ke penjara
14. punya anak kembar cewe cowo
15. jadi desainer yang dibayar
16. ikut memajukan daerah terpencil
17. donor darah
18. melihara kucing
19. *
20. punya drawing tablet dan gambar setiap hariii
21. punya kamera slr
22. ngeliat aurora langsung dari kutub
23. punya taman bunga matahari
24. naik gunung dan liat edelweiss
25. qurban kambing dengan uang yang dikumpulkan sendiri
26. ikutan Black Innovation Award atau semacamnya
27. jadi Vice Director Fyara mendampingi babeh
28. ajak mamapapa tinggal di rumahku kalau aku udah nikah nanti, kalau adik2 udah pada hidup sendiri2
29. melihara kura-kura
30. belajar bahasa arab
31. belajar bahasa mandarin
32. *
33. make kaos kaki secara konsisten
34. hafal Al-Qur'an
35. membuat #pinjambacabuku dan buat Indonesia Cerdas!
36. lulus pertengahan 2012
37. rutin shaum senin kamis
38. rutin shalat rawatib
39. rutin shalat dhuha
40. rutin qiyamul lail
41. rutin tadarus sehabis shalat
42. rutin shalat awal waktu
43. bikin tabungan haji
44. punya buku-buku lengkap tere liye
45. melanjutkan sekolah di Iran, atau berkesempatan pergi ke sana
Beberapa mimpi itu ada yang diberi tanda (*) karena memang hanya untuk konsumsi pribadi. Hahahaaa. Dan dari sekian banyak mimpi itu, belum ada yang bisa dicoret -__- hahaa. Ini kayaknya emang salah strategi banget. Mimpinya kebanyakan terlalu jangka panjang dan terlalu abstrak. Coba aja bayangin salah satu mimpi: "ketemu orang kayak Mohammad Natsir", ya kaaalii ketemu dimana sosok orang kayak beliau di jaman sekarang. Ah, Indonesia merindukan sosok sepertimu, Pak.
Dari sekian banyak mimpi tersebut, sebenarnya ada satu hal yang belum saya tuliskan. Saya belum berani, belum tahu, belum merasa pantas untuk menuliskannya. Yang mana adalah menikah. Agak mupeng juga liat sepupu yang seumuran dan dia udah merencanakan akan melangsungkan ikatan suci tersebut di tahun 2014 insya Allah. 24 tahun. anggaplah sekarang digenapkan tahun 2012. berarti 2 tahun lagi. WUAAA cepat bok. Saya berapa ya? Itu dia, saya belum berani ah. Setelah dipikir-pikir, ditimbang-timbang, dianalisa dan diambil kesimpulan, hasilnya adalah : GUE TAKUT NIKAH. Saya udah ngga mau tutup kuping, tutup mata lagi mengenai seluk beluk menikah. Bukan cuma hal-hal menyenangkannya dengan suami, segala hal romantisme yang bisa dilakukan nantinya yang dipikirkan lagi. Bukan, bukan itu. Bahkan berbagai hal tentang keromantisan itu bisa membuat saya takut. Entah takut kenapa, mungkin karena memang saya tidak pernah mengalaminya, jadi saya takut. Aneh ya? Haha.
Menikah sudah menjadi satu gerbang menuju sebuah penghidupan baru, pintu sebuah peradaban baru. Di situ beratnya. Jangankan membuat peradaban baru, lah wong saya sendiri masih acak-acakan dan belajar untuk meraba-raba kehidupan. Lagipula, dengan gender yang saya miliki ini yaitu: Perempuan, saya sangat mengerti mengenai keterbatasan akan hal selanjutnya. Jikalau sudah bersedia menerima status baru dalam suatu pernikahan, tentunya sudah siap menjadi seorang istri yang berbakti pada suaminya dan seorang ibu yang bijak nantinya. Dan kalau dipikir-pikir lagi, saya masih pengen lanjut strata kedua sampai ketiga untuk pendidikan, atau kalau perlu ada tambahan beberapa disiplin ilmu lainnya. Belum lagi saya masih ingin kemana-mana sendiri *petakilan banget deh -_-*, keliling-keliling tempat yang belum pernah saya kunjungi, mencoba mengabdi buat masyarakat yang membutuhkan. Yaa sebenarnya hal-hal tersebut bisa aja sih dilakukan setelah menikah. Iya syukur alhamdulillah kalo ternyata dapet suami yang mengerti akan keinginan saya dan bersedia menemani. Kalau saja seperti itu. Kalau ngga? Berarti saya harus siap jiwa raga menghapus berbagai mimpi itu. Hemmm, tapi kalau Allah sudah menetapkan seseorang yang tepat dan waktu yang tepat, mau diapain lagi coba? Allah tahu yang mana yang paling baik buat hambaNya, betul? Hehehe. Lagian kalo kelamaan nunggu sampe saya bener-bener selesai mewujudkan semuanya itu, keburu jadi perawan tua lah saya. Hemmm amit amit, naudzubillah min dzalik. Oh ya, kenapa bahasan tentang menikah ini jadi panjang sendiri coba? -_-. Maklum lah, sindrom umur duapuluhan ke atas. Sensitif betul.
Anyway, sebuah review di tahun ini, saya ngikut formatnya punya teman saya, namanya Tika. pinjam ya tik formatnya :D
1. Berencana buat usaha pernak-pernik flanel, sudah sampai tahap publikasi dan produksi model awal, tapi gagal karena kurang perencanaan.
2. HP yang baru berumur 1 semester lenyap ditilep copet. Baik-baik ya kamu di sana.
3. Nangis-nangis karena susahnya mendapatkan partisipan buat psikotes gratis.
4. METAMORPHOSA, acara terbesar DKM Ath-Tholibin Psikologi Unpad. Senang! :D ; galau metpen 2.
5. RUNNING MAN came to my life! terima kasih untuk Yoo Jae Suk, Kim Jong Kook, Ji Suk Jin, HaHa, Kang Gary, Song Ji Hyo, Song Joong Ki, Lee Kwang Su yang telah membuat tawa di sepanjang episode :D
6. Nontonin gerhana bulan terlama. Baru tau ternyata gerhana bulan sekeren itu. Subhanallah.
7. Skoringan hasil psikotes maba ITB. Ngga lagi deh, ngga lagi. capeeeek~
8. Patah hati kesekian (ops!), tapi sekaligus pembelajaran yang teramat berharga.
9. Kado ter-wah sepanjang masa: juara sekian lomba desain dan jalan-jalan sepanjang pulau jawa bareng keluarga. ya Allah alhamdulillah sekali~ :D
10. Berkenalan dengan Vertigo. Halo~
11. Numpang ke rumah sakit (judulnya sih jagain adik abis operasi); seru-seruan di kosan nonton Sea Games
12. Penutup yang manis. terima kasih :)
Tahun ini Alhamdulillah! Ngga tau lagi harus ngomong apa, banyak nikmat yang sudah diterima, masih diberikan kesempatan sama Allah buat belajar tentang banyak hal. So super! Terima kasih ya Allah, Alhamdulillah :) Hem, hehee. baiklah. Segitu dulu saja kali ya tentang tulisan kali ini. Mudah-mudahan, hari berikut berikutnya bisa lebih baik lagi dari kemarin dan selalu dapat mengambil sisi positif dari setiap kejadian. Saya tutup, Adios!
Saturday, December 24, 2011
Entah untuk keberapa kalinya saya sebegitu tidak sukanya terhadap segala penilaian instan. Ingin saya teriakkan keras-keras langsung di depan daun telinga mereka,
Terima kasih.
Silakan nilai diri kalian sendiri terlebih dahulu.
Menangis juga tidak akan menyelesaikan masalah, dan tidak akan terjadi perubahan apa-apa.
Diri saya, cukup saya dan Allah saja yang tau sebenarnya terjadi.
Sudah berapa lama kalian mengenal saya? Kalian tau apa saja tentang saya? Bisa baca pikiran saya? Apakah kalian seorang paranormal yang bisa baca hal-hal gaib? Oh yeh, bahkan mereka sering salah dengan hal itu.
Apakah dengan saya tersenyum, kalian bisa memastikan saya senang gembira ria? Sudah memastikannya kah? Apakah dengan saya terlihat diam saja, pikiran saya kosong melompong dan tidak terjadi apa-apa? Apakah dengan melihat kebodohan yang berulang kali saya lakukan, kalian bisa menilai saya sebegitu mudahnya tanpa tahu lebih dahulu latar belakangnya?
Terima kasih.
Silakan nilai diri kalian sendiri terlebih dahulu.
Menangis juga tidak akan menyelesaikan masalah, dan tidak akan terjadi perubahan apa-apa.
Diri saya, cukup saya dan Allah saja yang tau sebenarnya terjadi.
Wednesday, December 21, 2011
Sherina - Semoga Kau Datang
Tertelan dalam masa laluku
Yang berusaha 'tuk kulupakan
Ingin ku lari dari kesedihan
Yang bersemayam di lubuk hatiku
Semoga kau datang membimbingku menuju bahagia
Semoga kau datang meringankan luka di hatiku
Dan meminjamkan bahumu
Dan menyeka air mataku
Dan menggenggam kedua tanganku
Tangan dan hati perlahan beku
Karena ingatan ini terus menghantuiku
Dan meminjamkan bahumu
Dan menyeka air mataku
Dan menggenggam kedua tanganku
Tertelan dalam masa laluku
Yang takkan pernah sirna
Hingga kau tiba
-----------------------------------------
lagu-lagunya sherina selalu terdengar "mewah".
hmm, ngomong-ngomong, besok statistika apa kabar neng? tugas akhir ergonomika masih sehat?
lalalalalala~
Sunday, December 18, 2011
Sebuah Pesan
hei hati,
kamu ngga kenapa-kenapa kan ya dibolak-balikkan setiap saat?
jangan buat dirimu terlalu tegang, biasa saja
jangan bekerja terlalu keras, biasa saja
kalau kamu sakit lagi,
bisa lebih parah daripada opname yang kemarin.
siapa yang mau menanggung?
hati-hati ya, jaga kesehatan,
jangan sampai sakit lagi
:)
kamu ngga kenapa-kenapa kan ya dibolak-balikkan setiap saat?
jangan buat dirimu terlalu tegang, biasa saja
jangan bekerja terlalu keras, biasa saja
kalau kamu sakit lagi,
bisa lebih parah daripada opname yang kemarin.
siapa yang mau menanggung?
hati-hati ya, jaga kesehatan,
jangan sampai sakit lagi
:)
Friday, December 16, 2011
Sisi Kelam
Dari sebuah perbincangan seperdelapan hari dengan salah satu teman saya, saya jadi berfikir:
Sering juga kaget melihat orang yang sebenarnya biasa-biasa aja, ceria, senang, sehat bugar. Tapi siapa sangka dibalik itu dia menyimpan sisi kelamnya yang ngga banyak orang yang tahu, atau bahkan memang ngga ada orang yang tahu. Nangis-nangis pengen kayak dia. Cakep, kaya, hidup makmur, sejahtera. Eh begitu tau kehidupannya yang asli, langsung sujud syukur karena ternyata kehidupan yang dimiliki jauh lebih bahagia daripadanya.
Ngapain juga ya saya nulis beginian? Entahlah. Just saying..
"Apakah semua orang punya sisi kelamnya? Dimana tidak ada satu orang pun yang tahu apa yang sebenarnya ada di dalam dirinya?"Saya punya. Dia punya. Beberapa orang terkenal sana punya. Walaupun akhirnya terbongkar begitu saja. Lalu orang-orang ada yang bertatapan sinis, menghina, ada yang malah kasihan, atau girang. Girang? Iya, karena dia tidak sesempurna itu. Seneng banget liat rivalnya ternyata secemen itu.
Sering juga kaget melihat orang yang sebenarnya biasa-biasa aja, ceria, senang, sehat bugar. Tapi siapa sangka dibalik itu dia menyimpan sisi kelamnya yang ngga banyak orang yang tahu, atau bahkan memang ngga ada orang yang tahu. Nangis-nangis pengen kayak dia. Cakep, kaya, hidup makmur, sejahtera. Eh begitu tau kehidupannya yang asli, langsung sujud syukur karena ternyata kehidupan yang dimiliki jauh lebih bahagia daripadanya.
Ngapain juga ya saya nulis beginian? Entahlah. Just saying..
Wednesday, November 30, 2011
reviewing
perkenankan saya malam ini menuliskan beberapa curahan isi kepala.
tiba-tiba malam ini berubah jadi ngga enak karena mendadak jadwal mengumpulkan judul skripsi dimajukan jauh sebelum KKN. mau jadi apa saya nih? tempe rebus yang siap dibejek-bejek? rencana diskusi sama dosen aja ngga jadi-jadi, apalagi ngobrolin tentang
selanjutnya, mari berlanjut. saya yang tadinya sama sekali ngga kepikiran kerja waktu kuliah, ternyata diberi kesempatan sama Allah untuk mencicipinya sebentar. ya ini, meskipun masih seleksi, sepertinya cukup menarik. mudah-mudahan saja lolos. rencananya, duitnya ngga saya pakai untuk apapun, kecuali kurban kambing tahun depan, 2012. ih bisa ngga ya? bisa lah bisa insya Allah :D. selanjutnya, mungkin bisa ikut joinan kerja dengan babeh, sang ayah nomor satu. enaknya saya bisa pegang salah satu cabang usahanya. we'll see. katanya beliau mau melimpahkan kerjaan itu buat saya di semester 8, semoga ngga bacrit.
berbicara tentang dunia percintaan? maaf, saya tidak tertarik. lebih tepatnya, saya tidak mau terlalu berurusan dengan hal itu terlalu dalam untuk saat ini. buang-buang waktu.
kalau saya mau bilang, mungkin sedikit, untuk si nomor 6 saja. sisanya, uh-huh, get out please.
satu komentar saya: lelaki sekarang banyak yang cari perhatian. malesin banget.
tiba-tiba malam ini berubah jadi ngga enak karena mendadak jadwal mengumpulkan judul skripsi dimajukan jauh sebelum KKN. mau jadi apa saya nih? tempe rebus yang siap dibejek-bejek? rencana diskusi sama dosen aja ngga jadi-jadi, apalagi ngobrolin tentang
"bersediakah Bapak/Ibu menjadi pembimbing skripsi saya?"saya bersiap-siap kayang. biar saya sebutkan: ide skripsi itu datangnya mepet sekali men. bermunculan buanyak sekali di saat yang tidak tepat. kenapa ngga pas waktu metpen 2 yang waktu itu saya sampe musti garuk-garuk tanah buat cari ide? kenapa musti keluar sekarang dimana saya seharusnya sudah siap sedia dengan satu judul saja? lagi-lagi, saya harus mengucap alhamdulillah. masih baik sekali Allah menumpahkan sebanyak itu ide. lalu, ide yang ada ini ternyata tidak didukung dengan variabel yang jelas dan terukur dengan baik. konstruknya pun apalah tau masih ngga ngerti. ya Allaaaah, bantu akuuu :"(
selanjutnya, mari berlanjut. saya yang tadinya sama sekali ngga kepikiran kerja waktu kuliah, ternyata diberi kesempatan sama Allah untuk mencicipinya sebentar. ya ini, meskipun masih seleksi, sepertinya cukup menarik. mudah-mudahan saja lolos. rencananya, duitnya ngga saya pakai untuk apapun, kecuali kurban kambing tahun depan, 2012. ih bisa ngga ya? bisa lah bisa insya Allah :D. selanjutnya, mungkin bisa ikut joinan kerja dengan babeh, sang ayah nomor satu. enaknya saya bisa pegang salah satu cabang usahanya. we'll see. katanya beliau mau melimpahkan kerjaan itu buat saya di semester 8, semoga ngga bacrit.
berbicara tentang dunia percintaan? maaf, saya tidak tertarik. lebih tepatnya, saya tidak mau terlalu berurusan dengan hal itu terlalu dalam untuk saat ini. buang-buang waktu.
kalau saya mau bilang, mungkin sedikit, untuk si nomor 6 saja. sisanya, uh-huh, get out please.
satu komentar saya: lelaki sekarang banyak yang cari perhatian. malesin banget.
Saturday, November 12, 2011
Random Thought
Hm..
Ini sabtu sore. Waktu yang jarang-jarang sekali saya bisa ada di kosan duduk-duduk, dengan keadaan yang cukup. Cukup adem, cukup panas, cukup menyenangkan, cukup menyebalkan, cukup membosankan, cukup kenyang, cukup. Iya, cukup, karena sesuatu yang berlebihan itu pada dasarnya tidak baik.
Ini sabtu sore. Waktu yang jarang-jarang sekali saya bisa ada di kosan duduk-duduk, dengan keadaan yang cukup. Cukup adem, cukup panas, cukup menyenangkan, cukup menyebalkan, cukup membosankan, cukup kenyang, cukup. Iya, cukup, karena sesuatu yang berlebihan itu pada dasarnya tidak baik.
Let me share something. Ngga penting sih.
Kemalasan saya berulah lagi. Hari ini saya memutuskan untuk ngga
ikut training fasilitator untuk acara 2 minggu lagi. Ya, actually, saya
berperan sebagai observer di acara itu, bukan fasilitator. Tapi mereka memang
satu paket tugasnya. Kata panitianya sih keikutsertaan peserta training ini
bisa jadi pertimbangan apakah dia akan jadi fasilitator/observer di acara
nanti. Oh yeah. Bahkan ancaman seperti itu tidak bisa menghancurkan kemalasan
saya. Jadilah saya di kosan seharian ini.
Pekerjaan di kosan yang ngga jelas seharian ini menghantarkan saya
pada perbuatan dosa yang tak kunjung behenti. Pertama, saya memakan indomie lagi
hari ini. Padahal kemarin baru aja saya menghabiskan satu bungkus indomie untuk
dibuat omelet. Sungguh saya merasa berdosa. Ini ngga lebay kalau menurut saya. Meskipun
saya orangnya ngga cukup sehat dengan menjadi anggota geng anti buah, tapi saya
juga sebenarnya anti makan indomie terus-terusan. Pernah saya buat rekor ngga
makan indomie selama satu tahun lebih *pamer* dan itu prestasi yang oke banget.
Kalau ada yang mau coba, silakan banget.
Dosa yang kedua adalah, hari ini saya berencana mengerjakan
laporan SSCT yang penuh analisa *analisa ngawur versi saya*. Tapi yang terjadi
adalah, sampai sekarang saya baru mengerjakan sampai bab II saja dari 5 bab. Selamat,
selamat. Anyway, tugas ini memang dikumpulkan hari selasa nanti. Oh ya temans,
menjadi anti-prokrastinasi itu sangat menyenangkan loh. Meskipun saya adalah
seorang dengan tingkat kemalasan tinggi, kalau kau mau, kau pasti bisa! Oke,
sama saja sih, sekarang laporan saya juga belum selesai -_- *paradoks*
Ehem, berlanjut ke dosa yang ketiga. Hari ini pula saya berniat
membaca 2 buku sekaligus *halah gaya*, tapi sampai sekarang belum kebaca juga. Yang
pertama, Stress, Appraisal, and Coping punyanya Lazarus.
Yang kedua adalah
Social Psychology nya John Mayer eh salah, maksud saya David Myer -_-.
Tapi
buku keduanya saya baca cuma part Prosocial Behavior nya aja. Kenapa begitu? Karena
ini ada kaitannya sama skripsi saya yang tak kunjung mendapatkan ide yang sreg.
Kalau mau dibilang, ide banyak, tapi aneh semua, variabelnya ngga jelas,
korelasinya ngawur, latar belakangnya apaan tau, kacau lah. Saya juga bingung. Sampai
kapan ya saya sampai bisa memakai kemeja, rok, dan sepatu pantofel lalu
mempresentasikan BAB I saya di hadapan dosen-dosen dan teman mahasiswa. Kaaapaan
kaaapaaan~
Dibalik yang buruk, pasti ada kebaikan. Alhamdulillah, paling
tidak, hari ini saya bisa memanfaatkan sinar matahari yang emang terangnya
masya Allah di musim hujan ini yaitu dengan menjeeemurrr baajuuu daan boneekaa.
Selamat, selamat. Dan kini, langit mulai galau lagi. Eh, salah. Hati-hati
dengan kata galau kalau tidak tahu artinya. Galau itu menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia artinya kacau tidak keruan. Jadi, saya koreksi, langitnya
mendung lagi maksudnya.
Alhamdulillah lagi, hari ini saya kangen orangtua saya. Ihiy! Saya
jadi ingat minggu kemarin saya sempat curhat masalah saya ke babeh, bahkan
sampai meneteskan air mata. Saya yakin beliau liat saya nangis, tapi beliau
pura-pura ngga liat dan berusaha menenangkan saya dengan memeberikan
kemungkinan-kemungkinan positif. Sama seperti mama saya. Sama persis alasan
yang mereka kemukakan. Mereka memang benar-benar jodoh.
Satu hal yang random di pagi ini, saya minta saran kado untuk
dateng ke nikahan temen, yang murah tapi oke apa ya? Saya tanyalah ke mama
saya. Ujug-ujug, babeh saya nelpon dan langsung nyamber “Kamu ngapain
nanya-nanya begituan? Mau kawin sekarang? Ada sih yang murah, kalo mau kawin 2
juta juga jadi.” EEHHH?? Apadeh yak -_- random pisan. Saya nanya kado malah
ditanyain mau nikah. Alamak si babeh.
Ah, ya baiklah *akhirnya antiklimaks*. segitu dulu ngerandomnya, kapan-kapan disambung laaagii~. Adios!
Friday, September 30, 2011
dunia ini terlalu banyak penilaian, saudara-saudara.
penilaian yang mudah sekali disimpulkan. padahal, menurut yang telah saya pelajari selama ini, penilaian hanya boleh dilakukan jika sudah cukup banyak data. observasi langsung tingkah lakunya maupun dengan wawancara. itu pun setelah adanya prosedur seperti itu, penilaian tidak sepenuhnya valid, masih ada error di dalamnya. jadi, tidak semudah itu membuat suatu penilaian, saudara-saudara.
tapi, dengan adanya penilaian itu, terutama terhadap saya, paling tidak, saya jadi tahu apa yang orang pikirkan tentang saya. bagaimana saya, bagaimana saya bersikap baik atau buruk terhadap orang lain, bagaimana selanjutnya saya sebaiknya bertindak, bisa lebih bermanfaat lagi terhadap orang lain, bisa membantu mereka. paling tidak seperti itu.
untuk segala penilaian yang ada, mudah-mudahan dapat saya ubah sedemikian rupa menjadi sesuatu yang lebih positif lagi, semoga.
penilaian yang mudah sekali disimpulkan. padahal, menurut yang telah saya pelajari selama ini, penilaian hanya boleh dilakukan jika sudah cukup banyak data. observasi langsung tingkah lakunya maupun dengan wawancara. itu pun setelah adanya prosedur seperti itu, penilaian tidak sepenuhnya valid, masih ada error di dalamnya. jadi, tidak semudah itu membuat suatu penilaian, saudara-saudara.
tapi, dengan adanya penilaian itu, terutama terhadap saya, paling tidak, saya jadi tahu apa yang orang pikirkan tentang saya. bagaimana saya, bagaimana saya bersikap baik atau buruk terhadap orang lain, bagaimana selanjutnya saya sebaiknya bertindak, bisa lebih bermanfaat lagi terhadap orang lain, bisa membantu mereka. paling tidak seperti itu.
untuk segala penilaian yang ada, mudah-mudahan dapat saya ubah sedemikian rupa menjadi sesuatu yang lebih positif lagi, semoga.
Thursday, September 29, 2011
THAT TYPE!
Perkuliahan Analisis Eksistensial hari ini menghantarkan saya pada kesimpulan: orang tipe penebar jala harusnya sangat dihindari. Kenapa? Tipe seperti itu baik ke semua orang iya, ngedeketin iya, ngebuat kita ge er iya, tapi ngga jelas mau nya apa, dia benar-benar serius sama kita, atau cuma berniat nyebar jala ke mana-mana. Yang nyantol bagus, yang ngga ya bodo amat. yang udah terkena bisa dipilih sesuka hati mau yang mana.
komentar saya: EMANG LU KATA PERASAAN ITU BISA DINAIK TURUNIN KAYAK YOYO??
pehlis ya, bersikaplah tegas. jangan mainin perasaan siapapun.
saya berkomentar seperti ini bukan hanya karena pengalaman pribadi. tapi denger-denger cerita orang, yang punya perasaan yang sama dan rasanya pengen menggal kepala orang yang kayak gitu.
Berhati-hatilah, waspadalah!
Wednesday, September 28, 2011
Vertigo is Not That Hard
satu lagi. saya juga bingung kenapa ada aja nama-nama aneh yang bertengger di tubuh saya. satu lagi nih.
namanya Vertigo Perifer. cari sendiri lah artinya. yang saya rasakan dari si om yang satu ini adalah rasa pusing berputar-putar yang bertahan dalam jangka waktu detik hingga menit.
let me share.. jadi, antara setahun sampai dua tahun yang lalu saya sempat merasa pusing yang rasanya kepala berputar hebat. sekali menyerang, SET! kamu bisa merasakan kepalamu serasa ditembak entah dari arah mana, kemudian terasa lemas, sampai berakibat ke seluruh tubuh *karena tubuh itu kalau ada satu bagian yang sakit, semua akan merasakan*. yang biasanya saya lakukan adalah melemaskan kepala saya, menelungkupkan misalnya ke atas meja, menunggu pusingnya hilang, lalu ditegakkan lagi, dan kembali ceria lagi! hehee :)
Saya tadinya mengira itu cuma sakit kepala biasa yaudahlah ya. tapi, perubahan pun kemudian berlanjut. yang tadinya dalam satu tahun mungkin bisa dihitung dengan jari berapa kali saya merasakan hal itu, makin lama semakin bertambah. dalam sebulan bisa satu kali. kemudian seminggu bisa satu kali. lalu sekitar mulai dua minggu yang lalu, saya bisa merasakan pusing itu setiap hari. tapi hanya sekali serangan tiap hari, dalam beberapa detik atau menit, setelah itu sudah.
Sekarang, saya bisa merasakan pusing itu di setiap detik saya sadar. serangannya bisa berkali-kali dan saya harus diam sejenak atau kalau tidak, jalan saya nabrak sana sini. tidak melakukan suatu kegiatan apapun saya juga harus bisa jaga diri. sekedar duduk, atau berdiri, rasanya berputar-putar setiap saat. sesekali juga ada dengungan keras yang terdengar dari telinga saya. kadang-kadang juga terasa sakit. ini yang dinamakan vertigo perifer, gangguannya di telinga bagian dalam, di bagian keseimbangan.
akibanya, saya juga tidak bisa terlalu lama melakukan suatu pekerjaan sampai seletih-letihnya. kalau kemarin-kemarin saya bisa mengerjakan tugas sampai jam 2 pagi atau bahkan 10 pagi tanpa tidur sama sekali, sekarang saya mulai harus memasang jadwal tidur paling cepat jam 10 malam. ketahanan tubuh saya benar-benar diuji. tapi ya tetep aja saya nya bandel hahaha.
selanjutnya, saya ngga tau akan di tes MRI atau CT-SCAN atau menjalani terapi, apalahapapun itu, saya cuma pengen balik lagi kayak dulu. sehat itu menyenangkan loh teman. alhamdulillah sekali. bersyukurlah kita-kita. saya juga masih mencoba terus bersyukur, masih bisa hidup dengan keadaan yang baik. masih banyak yang tidak sebaik saya keadaannya.
oh ya, gangguan ini disebabkan kekurangan waktu istirahat, stress, pola hidup ga bener, ya kayak gitu. dan emang sih. selama saya jadi mahasiswa, pola hidup kesehatan saya berantakan banget. apalah dikata. kuliah dan tugas mengalihkan duniaku HAHHAHA *alasan* jadi, buat teman-teman yang pola hidupnya berantakan, coba dipikir-pikir lagi, selama masih ada waktu buat ngebenerinnya. Semangat hidup sehat teman-teman :D
namanya Vertigo Perifer. cari sendiri lah artinya. yang saya rasakan dari si om yang satu ini adalah rasa pusing berputar-putar yang bertahan dalam jangka waktu detik hingga menit.
let me share.. jadi, antara setahun sampai dua tahun yang lalu saya sempat merasa pusing yang rasanya kepala berputar hebat. sekali menyerang, SET! kamu bisa merasakan kepalamu serasa ditembak entah dari arah mana, kemudian terasa lemas, sampai berakibat ke seluruh tubuh *karena tubuh itu kalau ada satu bagian yang sakit, semua akan merasakan*. yang biasanya saya lakukan adalah melemaskan kepala saya, menelungkupkan misalnya ke atas meja, menunggu pusingnya hilang, lalu ditegakkan lagi, dan kembali ceria lagi! hehee :)
Saya tadinya mengira itu cuma sakit kepala biasa yaudahlah ya. tapi, perubahan pun kemudian berlanjut. yang tadinya dalam satu tahun mungkin bisa dihitung dengan jari berapa kali saya merasakan hal itu, makin lama semakin bertambah. dalam sebulan bisa satu kali. kemudian seminggu bisa satu kali. lalu sekitar mulai dua minggu yang lalu, saya bisa merasakan pusing itu setiap hari. tapi hanya sekali serangan tiap hari, dalam beberapa detik atau menit, setelah itu sudah.
Sekarang, saya bisa merasakan pusing itu di setiap detik saya sadar. serangannya bisa berkali-kali dan saya harus diam sejenak atau kalau tidak, jalan saya nabrak sana sini. tidak melakukan suatu kegiatan apapun saya juga harus bisa jaga diri. sekedar duduk, atau berdiri, rasanya berputar-putar setiap saat. sesekali juga ada dengungan keras yang terdengar dari telinga saya. kadang-kadang juga terasa sakit. ini yang dinamakan vertigo perifer, gangguannya di telinga bagian dalam, di bagian keseimbangan.
akibanya, saya juga tidak bisa terlalu lama melakukan suatu pekerjaan sampai seletih-letihnya. kalau kemarin-kemarin saya bisa mengerjakan tugas sampai jam 2 pagi atau bahkan 10 pagi tanpa tidur sama sekali, sekarang saya mulai harus memasang jadwal tidur paling cepat jam 10 malam. ketahanan tubuh saya benar-benar diuji. tapi ya tetep aja saya nya bandel hahaha.
selanjutnya, saya ngga tau akan di tes MRI atau CT-SCAN atau menjalani terapi, apalahapapun itu, saya cuma pengen balik lagi kayak dulu. sehat itu menyenangkan loh teman. alhamdulillah sekali. bersyukurlah kita-kita. saya juga masih mencoba terus bersyukur, masih bisa hidup dengan keadaan yang baik. masih banyak yang tidak sebaik saya keadaannya.
oh ya, gangguan ini disebabkan kekurangan waktu istirahat, stress, pola hidup ga bener, ya kayak gitu. dan emang sih. selama saya jadi mahasiswa, pola hidup kesehatan saya berantakan banget. apalah dikata. kuliah dan tugas mengalihkan duniaku HAHHAHA *alasan* jadi, buat teman-teman yang pola hidupnya berantakan, coba dipikir-pikir lagi, selama masih ada waktu buat ngebenerinnya. Semangat hidup sehat teman-teman :D
NEW!
blog ini sudah lama sekali ngga saya tulis. sekalinya ngebaca tulisan-tulisan yang lama rasanya kayak mau ngebuang laptop yang lagi dipegang. ada dua alasan.
Pertama: NORAK BANGET GILAK! parah ya saya ternyata labil galaunya ngga karuan -__- *eh jangan coba-coba baca ya. memalukan soalnya* *malah bikin penasaran* *pasti ada keinginan buat baca deh*
Kedua: membaca blog ini seperti membuka luka yang baru saja terbuka dan berdarah lagi *tsaah*. ga usah saya ceritain juga kali lah yaa. pokoknya, segala tulisan yang ada sudah saya sensor namanya.
Pertanyaannya, kenapa ngga dihapus sekalian aja postingannya? hemm sengaja. menurut saya, lembaran-lembaran yang lama cukup dijadikan pelajaran aja. yaa, itung-itung jangan sampai berlebihan kayak gitu aja. cukup jadi kenangan juga. mungkin cuma beberapa postingan yang memang ngga bisa diedit dan ngga bisa disensor yang saya simpan untuk saya sendiri.
lalu, selanjutnya apa?
selanjutnya, saya akan menjadikan blog ini menjadi tempat sampah saya yang bisa saya daur ulang lagi. ngga melulu soal kelabilan dan kegalauan saya. males juga kan ya bacanya. haha. selama saya bisa, saya akan bagikan apa yang ada di pikiran saya. semoga pikiran saya semakin dewasa ke depannya. oyeee :D
Pertama: NORAK BANGET GILAK! parah ya saya ternyata labil galaunya ngga karuan -__- *eh jangan coba-coba baca ya. memalukan soalnya* *malah bikin penasaran* *pasti ada keinginan buat baca deh*
Kedua: membaca blog ini seperti membuka luka yang baru saja terbuka dan berdarah lagi *tsaah*. ga usah saya ceritain juga kali lah yaa. pokoknya, segala tulisan yang ada sudah saya sensor namanya.
Pertanyaannya, kenapa ngga dihapus sekalian aja postingannya? hemm sengaja. menurut saya, lembaran-lembaran yang lama cukup dijadikan pelajaran aja. yaa, itung-itung jangan sampai berlebihan kayak gitu aja. cukup jadi kenangan juga. mungkin cuma beberapa postingan yang memang ngga bisa diedit dan ngga bisa disensor yang saya simpan untuk saya sendiri.
lalu, selanjutnya apa?
selanjutnya, saya akan menjadikan blog ini menjadi tempat sampah saya yang bisa saya daur ulang lagi. ngga melulu soal kelabilan dan kegalauan saya. males juga kan ya bacanya. haha. selama saya bisa, saya akan bagikan apa yang ada di pikiran saya. semoga pikiran saya semakin dewasa ke depannya. oyeee :D
Subscribe to:
Posts (Atom)
