Thursday, July 25, 2013

Pemantik

In repeat: Sheila on 7 - Hingga Ujung Waktu

"Bahayanya jadi perempuan, sekali hatinya terpantik, sekecil apapun, efeknya lama-lama akan besar dan bertahan dalam jangka waktu panjang. Hatimu, harimaumu. Tanggung sendiri akibatnya."

Tadinya saya kira, orang yang baru datang itu akan membuat saya semakin netral dan obyektif dalam berpikir. Karena mungkin tujuannya sudah jelas, terukur, dan ada.
Tapi mungkin dasar perempuan yang tak bisa sekalipun terpantik hatinya karena membahayakan, saya jadi kena akibatnya. Atau memang saya yang terlalu sensitif akan hal itu?
Rasanya terus terpikirkan apa yang belum halal dan mencoba meluruskan pikiran tetapi selalu gagal dan hingga sesak rasanya, mungkin ini sama saja seperti masa-masa bodoh jaman lalu.

Ah bahkan dia di sana berusaha menjaga. Apa mungkin saya dengan enaknya mengotori? Rasanya tidak adil.

Jikalau ingin memilih, bolehkah saya ambil pisau dan menancapkan dalam-dalam ke jantung hingga mati rasa? Rasanya saya tak pantas.

Friday, May 3, 2013

Rindu

kutitipkan asa hingga pulang | kubawa rindu ke tanah seberang

memang tiada cukup waktu bersama untuk dikenang | kutinggalkan semua dalam pengawasan Allah lalu bertenang

kurisaukan angin yang kelak membawaku pergi darimu | dan jaraklah yang bertanggung jawab atas
rasa rindu

bila engkau rindukan aku jangan dengan airmata | cukup dengan sujud pada Tuhan-mu dan berdoa


~ Ustadz Felix Siauw

Friday, April 5, 2013

Perbincangan

Selamat malam. Dan kuucapkan lewat seiring kokok ayam yang terdengar malam ini. Seruntut doa meminta disampaikan lewat malaikat yang turun.
"Sampaikan hingga ke Arsy-Nya yaa malaikat."

Hingga keresahan membuat qalbu meringis belakangan ini, kumohon tetapkan hatiku ya Rabb yang Maha Pengasih. Beritahu dia tentangku di sini.
"Sampaikan hingga ke Arsy-Nya yaa malaikat."

Untuk setiap kata yang membingungkan, buatlah dia untuk mengerti ya Rabb. Beritahu dia tentang waktu yang berjalan selama ini ya Rabb.
"Sampaikan hingga ke Arsy-Nya yaa malaikat."

"Sampaikan hingga ke Arsy-Nya yaa malaikat."