rencana liburan kali ini hampir berhasil. kenapa hampir berhasil? yang pertama karena memang kita jadi jalan-jalan keluar dari kandangrumah masing-masing. tapi tujuannya berbeda, yaitu berubah jadi ke gramedia matraman karena beberapa alasan. yang kedua, yang NGGA ENAK BANGET SUUMPAH. ternyata novia ngga jadi ikut jalan-jalan karena must menghadap sang dosennya di jam 12 siang... hiks.. padahal aku pengen denger ceritanya dia buanyak banget. ah novao.. kapan kita ketemu lagi dong?
okelah tak apa. jadilah saya, alia, dan dea pergi ke gramedia. awalnya ngumpul di dunkin donuts. lalu mulailah perburuan (baca: window book shopping) di sudut-sudut gramed. hasilnya.. kaki kaki yang harus jadi pegal. duit tak berkurang dan tak membawa buku apapun
setelah capek berjalan-jalan, lalu kami pergilah ke alarm untuk
sholat dzuhur dan cari makan! hahaah. kami naik metro mini 46..
ada yang bikin saya tersenyum saat itu. sang sopir tiba-tiba berceletuk
dan akhirnya kami bertiga terlibat dalam pembicaraan.
di obrolan itu, pak sopir sempat cerita tentang kondekturnya yang
hari itu sedang berhalangan hadir sehingga tidak bisa membantunya
bekerja, akhirnya ada lah bocah sekitaran umur 12-14 tahun
yang membantunya, ya walaupun kurang berpengalaman,
tapi tak apalah yang penting jujur.
dan beliau juga bercerta tentang dua anak-anaknya yang
sudah besar-besar. beliau juga sempat mempunyai cucu,
tetapi karena sakit-sakitan, cucu tersebut akhirnya meninggal dunia.
innalillahi wa innalillahirajiuun..
saya ingat bagaimana bapak sopir itu berkata..
yaudahlah, mau diapakan lagi, toh tu bukan punya saya. itu punya Allah, kalo Dia mau mengambil lagi ya sudah, kita ngga bisa ngapa-ngapain. saya bilangin ke anak saya, kalo jadi orang islam itu jangan nangis..lalu senyum merekah dari bibir saya. saya kagum sekali dengan sikap bapak sopir. walaupun keadaannya yang pas-pasan, tapi beliau masih sempat dan selalu ingat kepada Tuhan. Subhanallah.. ternyata bukan di televisi atau reality show saja loh. itu benar-benar ada. saya mungkin menyimpulkan kata-kata beliau yang "kalau jadi orang islam itu jangan nangis" maksudnya adalah jangan terlalu bersedih hati, jangan kemudian berputus asa akan rahmatNya, jangan menyerah begitu saja. kita harus berjuang terus.. sama seperti quote yang baru saya bikin kemaren hehe
don't blame to much the fate. it didn't do anything wrong to you. you just have to face and struggle for it.aahhh.. bahkan dari seorang sopir metromini pun saya bisa mengambil hikmah. Alhamdulillah.. semoga selanjut-lanjutnya aku bisa mengambil hikmah dari mana saja. amiin ya rabbal alamiin..
No comments:
Post a Comment