Setidaknya ada banyak hal yang terjadi dan hampir membuat gila. Rasanya seperti itu ketika semua teman-teman terdekatmu sudaj menyelesaikan studinya, kau belum, dan kalian bertemu di satu tempat, membicarakan hal tentang itu. Atau mungkin nanti, ketika semua sudah bekerja, dan kau masih berkutat dengan status pengangguran. Atau mungkin nanti, ketika mereka semua sudah punya sepasang buku bersampil coklat-hijau, sedangkan kau masih sibuk dengan duniamu sendiri. Menyedihkan kan? Lalu kau hanya bisa tersenyum dan memandangi mereka para teman-temanmu yang selangkah tiga langkah lebih daripadamu.
Ah, untuk apa? Lalu aku pun bertanya sendiri. Apa pun itu, pada dasarnya kesenangan semu. Kesenangan yang nantinya perlahan akan beranjak kepada kesedihan kembali. Merka bilang begitu, hidup seperti roda.
Lalu apa yang kulakukan saat ini? Mau tidak mau, kesemuan ini dilalui, sebagai salah satu jalan untuk yang mutlak nantinya.
No comments:
Post a Comment