Thursday, March 15, 2012

Rumah Kedua

Beberapa hari ini dengan sangat ringkihnya, saya menjadi orang yang "sakit-sakitan". Emang sih cuma batuk, tapi efeknya kemana-mana. Mulai dari suara batuk yang menggelegar sampai ke kosan lantai bawah (kamar saya di atas), dari ujung ke ujung kamar (kamar saya di tengah), dari pagi sampe ketemu pagi lagi. Ngga bosen-bosennya dapet komentar "ooh itu teh rachmah yang batuk-batuk semaleman?" "minum maa, minuum".


Tapi yang jelas, saya berterima kasih sekali buat saudari-saudari satu kosan saya yang baik hati sekali ini. Sebutlah Minda dan Vivin yang cepat tanggap sekali kalau saya udah mulai batuk ngga berhenti-berhenti sampai air mata keluar. Batuknya belum selesai, tapi tiba-tiba udah dibawain segelas air hangat. Hmm, enak :'). Lalu kalau saya udah mulai sesak nafas, mereka tiba-tiba datang ke kamar dan bertanya "kamu ngga papa ma?" lalu memijit punggung saya berharap sesak nafasnya bisa berkurang.
Lalu ada Ella yang tiba-tiba ngetok kamar dan bilang
"Aku punya obat buat kamu" sambil tersenyum.
"Apa, La?"
"Aku punya air zamzam, mau nggak?"
"Mauu"
Lalu saya pun berlari mencari gelas di kamar dan beranjak ke kamar Ella. Dengan senang hati dia pun menuangkan segelas air zamzam dan mengucapkan sederet doa buat saya. Alhamdulillah nikmatnya :')
Juga ada Afnan yang bawa-bawa cokelat isi blackccurant di malam hari,
"Teh Rachmah mau?"
"Mauu"
dan setelah makan beberapa bar baru inget
"ini kan udah jam malem nan -__-"
Minda nyeletuk
"dan kamu juga lagi batuk ma"

"ah ya biarin dah, enak soalnya"
"aku sih ngga papa, ngga gendut juga" Saya cuma melengos Minda dan Afnan berkomentar kayak itu. Tapi ga masalah, yang penting enak :D


Juga "sakit-sakitan" tentang malas nan galau mister s. Si teman kamar sebelah, Qonita yang ngga berhenti-berhenti bikin ketawa setiap hari. Setiap sore menikmati angin sepoy-sepoy di depan kamar ngeliat langit *galau mode on*, tidur-tiduran dan duduk-duduk di lantai, dan segala keisengannya yang menular dan bikin saya jadi ngerasa seumuran sama dia yang 3 tahun di bawah saya *ngaku-ngaku*


Asma, Raihan yang senantiasa meramaikan kamar saya, rame rame bareng sama anak-anak yang lain, main UNO sampai malam, teriak-teriak karena salah strategi dan akhirnya kalah. juga Ama si nama kembar yang sekarang udah mulai jarang di kosan, bentar lagi lulus ya neng *aamiin*. Ilmi, Shofa, Arina, Endita, Rini yang jarang keluar kamar tapi kalo udah keluar ramenya bukan main.


Ah, sebentar lagi akan berakhir. Ini benar-benar rumah kedua saya. Pastinya kangen banget! Terima kasih :')

No comments:

Post a Comment