Monday, November 19, 2012

2005

perasaan ini keluar lagi.
menangis tak keruan.
dan tak terdengar oleh daun telinga.
tapi tangisan dalam organ tak terlihat.
dan meninggalkan bekas yang tak terbayang.
tapi amat terasa..

membuat kotor organ tak terlihat,
seharusnya tidak dilakukan.
tapi maafkan,
yang menangis pun tidak mengerti.
hanya bisa terus menangis.

terdiam.

lalu menangis lagi.
kencang.


sudah kubilang, tak usah.
tapi tetap muncul.
dan beginilah jadinya.
selamat menikmati.

dan sudah lebih dari tujuh kali kami mengitari mentari.
dan muncul hilang berganti sesuka hati.
rasanya anak kunci yang sudah dibuang ingin diberikan padanya.
lalu buka pintu ini, untuknya.

terdiam.

lalu menangis lagi.
kencang.

No comments:

Post a Comment