Kemarin itu padahal tinggal sedikit lagi. Ibarat lomba lari marathon, tinggal selangkah lagi menuju garis finish tapi berbalik mundur. Iya seperti itulah kemarin.
Aku juga kesal dengan diriku sendiri yang selalu bersikap sama saat akan menghadapimu tatap muka.
Menghindar.
Bersikap dingin.
Acuh tak acuh.
Padahal aku tahu kau disana, saat tidak melihatmu. Terasa betul sinyalmu masuk ke radarku. Tanpa terlihat mata pun getaran itu ada.
Padahal aku tahu kau melihatku. Tapi serasa tidak peduli, aku memalingkan muka, menjauh darimu.
Itu. Aku.
Selalu seperti itu.
Aku juga kesal dengan diriku sendiri yang selalu bersikap sama saat akan menghadapimu tatap muka.
Menghindar.
Bersikap dingin.
Acuh tak acuh.
Padahal aku tahu kau disana, saat tidak melihatmu. Terasa betul sinyalmu masuk ke radarku. Tanpa terlihat mata pun getaran itu ada.
Padahal aku tahu kau melihatku. Tapi serasa tidak peduli, aku memalingkan muka, menjauh darimu.
Itu. Aku.
Selalu seperti itu.
No comments:
Post a Comment