tapi saya sangsi. rasanya tidak enak. tidak enak.
yang ingin ditemui menyanggupi. saya bisa saja sebenarnya. sangat bisa.
**
saya tanya "boleh ya?"
yang ditanya menggeleng. lalu menjawab persis seperti yang saya pikirkan sebelumnya.
pertanyaan retoris.
saya juga sudah tahu jawabannya.
saya bertanya lagi. merengek. terus. mencoba mencari celah.
yah, jawaban tetap sama.
saya menangis dalam hati.
mungkin terlihat sederhana, tapi buat saya, ini tidak.
saya memaksa tersenyum.
pikirkan yang ketiga. ia muncul di saat yang tak diinginkan.
No comments:
Post a Comment